Senin, 26 April 2010

Hasil Pengumuman UAN Diisi Dengan Rasa Haru dan Senang

Di tahun 2010 ini ujian akhir nasional (UAN) diadakan kembali dengan nilai rata-rata yang dari tahun ke tahun terus di tingkatkan dan ternyata apa yang di inginkan oleh menteri pendidikan tersebut tidak begitu memuaskan karena berdasarkan data yang ada dari tahun kemarin ternyata hasilnya mengalami penurunan sebesar 4%. Mungkin itu menurut pendapat menteri pendidikan tersebut akan tetapi menurut para siswa hal ini dirasa tidak begitu menyenangkan karena hasil yang hari ini telah keluar ternyata hasil tersebut ada yang lulus 100% ada juga yang tidak lulus satu sekolah atau bisa dibilang 0 % hal ini terjadi di daerah jogjakarta. Kenapa hal ini bisa terjadi? Mungkin di karenakan kurangnya persiapan yang dilakukan oleh sekolah tersebut sebelum hari UAN dilaksanakan.

Bagi yang tidak lulus dalam ujian akhir nasional ini ternyata bisa mengikuti ujian ulang di bulan mei mendatang akan tetapi para siswa yang telah mendapatkan pengumuman yang di berikan oleh pihak sekolah ternyata siswa tersebut tidak bisa menerimanya dengan cara menangis, ada juga yang merusakan sekolahnya sendiri, dan memarahi gurunya sendiri. Mungkin itu rasa kecewa yang diluapkan oleh para siswa kepada pihak sekolah karena kelulusan yang tidak bisa didapatkannya. Sehingga melakukan hal – hal yang bisa dibilang kurang baik karena emosi yang ada tidak dapat dibendung dengan kenyataan yang diterima oleh siswa tersebut memang pahit rasanya apalagi bila hal ini terjadi. Namun ada pepatah mengatakan “Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda” mungkin ini pepatah yang cocok untuk kejadian ini yang berarti bahwa kesuksesan yang akan diraih akan didapatkan setelah mengalami proses kegagalan.

Dilain sisi bagi yang mendapatkan kelulusan pada saat pengumuman hari ini di ekspresikannya dengan cara mencoret – coret baju sekolahnya dan konvoi berkeliling jalan dengan menggunakan kendaraan motor namun aksi ini ternyata dilakukan dengan melanggar rambu lalu lintas oleh karena itu polisi yang berada disekitar segera merazia para siswa yang tidak menggunakan perlengkapan berkendara dengan lengkap. Hal ini merupakan tindakan yang kurang benar dalam mengekspresikan sebuah kelulusan karena melakukan hal yang melanggar peraturan yang berlaku. Semoga saja bagi para siswa yang belum lulus setelah mengikuti ujian ulang di bulan mei mendatang bisa mendapatkan kelulusan yang sangat mereka inginkan.

Artikel Terkait

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

You Comment, I will follow and Do Follow Blog